JUN WEBSITE

Membaca adalah Jendela Dunia

PUISI PATAH HATI

PATAH

  • Kebahagiaan hidup yang terbesar
    Adalah keyakinan bahwa kita dicintai
    Dan hidup yang paling aku takutkan
    Adalah berpisah dengan orang yang sangat aku cintai
    Ingi aku lalui hari-hariku
    Dengan penuh cinta dan kasih sayang bersamamu . . .
  • Malam ini engkau hadir lagi bersama diriku
    Selalu senyum dan kasih sayang yang kau berikan pada diriku
    Aku dengar kicau burung dari suara lembutmu
    Aku rasakan cinta kamu dalam senyummu
    Kaulah cintaku . . . . .
  • Ketika mentari telah tenggelam
    Terasa lembutnya angin malam
    Seakan kirimkan sebuah salam
    Melalui gelapnya nyanyian alam
    Dari hatiku yang paling dalam
    Aku ucapkan “SELAMAT MALAM” . . . . .
  • Hati ini mulai berdetak saat aku dekat denganmu
    Jiwa dan raga ini seakan ingin berucap sesuatu padamu
    Bahwa aku cinta dan sayang kamu
    Tapi jika diri ini jauh darimu
    Hati terus bertanya masih adakah cintamu untukku
    Dan rasa rindumu masihkah tercipta untukku
    Rasa ini telah membawa aku dalam keraguan . . . . .
  • Setiap aku termenung
    Engkaulah alasan aku tuk begitu
    Dan tersenyum menatap cerahnya dunia
    Pembawa rona di hari yang aku lalui
    Hinga tak pernah aku ragukan tuk ucapkan
    “I LOVE YOU” moga cinta kita abadi . . . . .
  • Walau siang telah berganti malam
    Walau terang telah menjadi gelap
    Lihatlah ke atas langit yang indah
    Dengan cahaya gerlap-gerlip bintang
    Yang menghiasi angkasa
    Andai kita bisa bersama dalam kegelapan malam
    Pasti engkaulah lentera penerang jalanku yang pekat . . . . .
  • Cinta itu indah
    Seindah namamu
    Terukir indah dalam kalbu
    Menggores takdir hidupku
    Namun apa dayaku
    Kau hanya dalam bayangan
    Tak pernah ada kenyatan
    Jiwamu bersatu dengan hasratku
    Imajinasi cintamu melahirkan asa yang dalam
    Namun teguh dalam kegelapan
    Hanya desah napas letih yang selalu mengejarmu . . . . .
  • Setiap kali aku memandang langit
    Dan bertanya pada bulan dan bintang
    Diiringi hembusan angin
    Menambah syahdunya malam
    Tak sanggup aku menahan rasa ini
    Yang terbawa kabut malam
    Dan harapan kita yang sangat mendalam . . . . .
  • Aku coba bertanya pada malam
    Masih adakah cahaya bintang
    Yang menyinari kegelapan malam
    Cahaya cinta yang terpancar
    Dari hati yang terdalam
    Cahaya malam yang hilang
    T erbawa angina ke padang rerumputan
    Yang amat gersang . . . . .
  • Engkaulah mentari
    Penerang hati dikala sepi
    Engkaulah embun pagi
    Penyejuk hati dikala sedih
    Engkaulah dewi malam
    Yang menjelam dalam mimpiku
    Engkaulah aura jiwaku
    Yang ada dalam hidupku . . . . .
  • Dalam malam yang senyap
    Cintaku tak akan lenyap
    Meski masalah kan selalu menghadap
    Aku akan selalu berharap
    Cinta kita tak akan tersendat
    Sampai akhir abad . . . . .
  • Kebahagiaan hidup yang terbesar
    Adalah keyakinan bahwa kita dicintai
    Dan hidup yang paling aku takutkan
    Adalah berpisah dengan orang yang sangat aku cintai
    Ingi aku lalui hari-hariku
    Dengan penuh cinta dan kasih sayang bersamamu . . . . .
  • Buatlah dirimu berharga di depan cinta

Dengan mengabdi pada :

1 Hati

1 Cinta

1 Nama

1 Rindu

1 Kasih Sayang

Karna hanya 1 Cinta itulah

Yang mampu membuatmu bahagia

Juli 5, 2009 - Posted by | PUISI CINTA |

1 Komentar »

  1. bagus banget dehhhh pokoke…..

    Komentar oleh riefki | Agustus 16, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: