JUN WEBSITE

Membaca adalah Jendela Dunia

Aku Rasa Engkau Benar

Nasrudin sedang menjadi hakim di pengadilan kota. Mula-mula ia mendengarkan dakwaan yang berapi-api dengan fakta yang tak tersangkalkan dari jaksa.

Setelah jaksa selesai dengan dakwaannya, Nasrudin berkomentar:

“Aku rasa engkau benar.”

Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum membela diri. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. Setelah pengacara selesai, Nasrudin kembali berkomentar:

“Aku rasa engkau benar.”

Petugas mengingatkan Nasrudin bahwa tidak mungkin jaksa betul dan sekaligus pengacara juga betul. Harus ada salah satu yang salah! Nasrudin menatapnya lesu, dan kemudian berkomentar:

“Aku rasa engkau benar.”

Juli 22, 2009 - Posted by | KUMPULAN CERITA LUCU,HUMOR SUFI,LELUCON ABU NAWAS |

5 Komentar »

  1. hai mas udin, apa sih maksudnya anda bilang semua itu benar ? apa ente kurang tegas jadi hakim ? kalo gitu gue aja yang jadi hakimnya biar yang salah itu dihukum aja n yang benar tu dibebaskan…………!!!!!!!!!!

    Komentar oleh yulfian | Agustus 25, 2010 | Balas

  2. @yulfian: Aku rasa engkau benar….

    Komentar oleh Peacehoper | November 3, 2010 | Balas

  3. 1&2 @ “aku rasa engkau benar”….

    Komentar oleh Pepenk Ajah | Juni 14, 2011 | Balas

  4. gmna cra mmbca crta y??????????

    Komentar oleh Huda Anak Abah | Juli 24, 2011 | Balas

  5. @yulfian: ya,aku juga rasa engkau benar. .

    Komentar oleh dimaz | September 19, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: